• Klasemen Liga Jerman
  • Klasemen Liga Spanyol
  • Klasemen Liga Inggris
  • Klasemen Liga Italia
  • Klasemen IPL
  • Klasemen ISL
  • Pasang Iklan
Berita Terkini
  • Beranda
  • Prediksi Bola
  • Sepakbola
    • Liga Inggris
    • Liga Spanyol
    • Liga Italia
    • Liga Indonesia
    • Liga Champions
  • Gadget
    • Htc
    • Nokia
    • Samsung
    • Blackberry
    • Acer
    • Pc Tablet
    • Huawei
    • Lg
    • Mito
    • Nexian
    • Cross
    • Imo
  • Kata Kata
    • Kumpulan Puisi
  • Kesehatan Dan Kecantikan
  • Tips
  • Lowongan Kerja
TGL 28 Juli Agen Bola Tgl 19 Agst betberry Agen Bola Terpercaya agen bola terpercaya
Home » Pendidikan » Hukum-Hukum Dasar Ilmu Kimia Teori dan Laporan

Hukum-Hukum Dasar Ilmu Kimia Teori dan Laporan

Agent108.com
Hukum-Hukum Dasar Ilmu Kimia Teori dan Laporan. Nah dibawah ini adalah hukum-hukum dasar dalam ilmu kimia.

Gambar Hukum-Hukum Dasar Ilmu Kimia

STOIKIOMETRI adalah cabang ilmu kimia yang mempelajari hubungan kuantitatif dari komposisi zat-zat kimia dan reaksi-reaksinya.


1. HUKUM KEKEKALAN MASSA = HUKUM LAVOISIER
"Massa zat-zat sebelum dan sesudah reaksi adalah tetap".

Contoh:
hidrogen + oksigen ® hidrogen oksida
(4g) (32g) (36g)

2.HUKUM PERBANDINGAN TETAP = HUKUM PROUST
"Perbandingan massa unsur-unsur dalam tiap-tiap senyawa adalah tetap"

Contoh:
a. Pada senyawa NH3 : massa N : massa H
= 1 Ar . N : 3 Ar . H
= 1 (14) : 3 (1) = 14 : 3
b. Pada senyawa SO3 : massa S : massa 0
= 1 Ar . S : 3 Ar . O
= 1 (32) : 3 (16) = 32 : 48 = 2 : 3

Keuntungan dari hukum Proust:
bila diketahui massa suatu senyawa atau massa salah satu unsur yang membentuk senyawa tersebut make massa unsur lainnya dapat diketahui.

Contoh:
Berapa kadar C dalam 50 gram CaCO3 ? (Ar: C = 12; 0 = 16; Ca=40)
Massa C = (Ar C / Mr CaCO3) x massa CaCO3
= 12/100 x 50 gram = 6 gram
massa C
Kadar C = massa C / massa CaCO3 x 100%
= 6/50 x 100 % = 12%

3. HUKUM PERBANDINGAN BERGANDA = HUKUM DALTON
"Bila dua buah unsur dapat membentuk dua atau lebih senyawa untuk massa salah satu unsur yang sama banyaknya maka perbandingan massa unsur kedua akan berbanding sebagai bilangan bulat dan sederhana".

Contoh:

Bila unsur Nitrogen den oksigen disenyawakan dapat terbentuk,
NO dimana massa N : 0 = 14 : 16 = 7 : 8
NO2 dimana massa N : 0 = 14 : 32 = 7 : 16

Untuk massa Nitrogen yang same banyaknya maka perbandingan massa Oksigen pada senyawa NO : NO2 = 8 :16 = 1 : 2

4. HUKUM-HUKUM GAS
Untuk gas ideal berlaku persamaan : PV = nRT

dimana:
P = tekanan gas (atmosfir)
V = volume gas (liter)
n = mol gas
R = tetapan gas universal = 0.082 lt.atm/mol Kelvin
T = suhu mutlak (Kelvin)

Perubahan-perubahan dari P, V dan T dari keadaan 1 ke keadaan 2 dengan kondisi-kondisi tertentu dicerminkan dengan hukum-hukum berikut:

A. HUKUM BOYLE
Hukum ini diturunkan dari persamaan keadaan gas ideal dengan
n1 = n2 dan T1 = T2 ; sehingga diperoleh : P1 V1 = P2 V2

Contoh:
Berapa tekanan dari 0 5 mol O2 dengan volume 10 liter jika pada temperatur tersebut 0.5 mol NH3 mempunyai volume 5 liter den tekanan 2 atmosfir ?

Jawab:
P1 V1 = P2 V2
2.5 = P2 . 10 ® P2 = 1 atmosfir

B. HUKUM GAY-LUSSAC
"Volume gas-gas yang bereaksi den volume gas-gas hasil reaksi bile diukur pada suhu dan tekanan yang sama, akan berbanding sebagai bilangan bulat den sederhana".

Jadi untuk: P1 = P2 dan T1 = T2 berlaku : V1 / V2 = n1 / n2

Contoh:
Hitunglah massa dari 10 liter gas nitrogen (N2) jika pada kondisi tersebut 1 liter gas hidrogen (H2) massanya 0.1 g.
Diketahui: Ar untuk H = 1 dan N = 14

Jawab:

V1/V2 = n1/n2 ® 10/1 = (x/28) / (0.1/2) ® x = 14 gram

Jadi massa gas nitrogen = 14 gram.

C. HUKUM BOYLE-GAY LUSSAC
Hukum ini merupakan perluasan hukum terdahulu den diturukan dengan keadaan harga n = n2 sehingga diperoleh persamaan:

P1 . V1 / T1 = P2 . V2 / T2

D. HUKUM AVOGADRO
"Pada suhu dan tekanan yang sama, gas-gas yang volumenya sama mengandung jumlah mol yang sama. Dari pernyataan ini ditentukan bahwa pada keadaan STP (0o C 1 atm) 1 mol setiap gas volumenya 22.4 liter volume ini disebut sebagai volume molar gas.

Contoh:
Berapa volume 8.5 gram amoniak (NH3) pada suhu 27o C dan tekanan 1 atm ?
(Ar: H = 1 ; N = 14)

Jawab:
85 g amoniak = 17 mol = 0.5 mol

Volume amoniak (STP) = 0.5 x 22.4 = 11.2 liter

Berdasarkan persamaan Boyle-Gay Lussac:

P1 . V1 / T1 = P2 . V2 / T2
1 x 112.1 / 273 = 1 x V2 / (273 + 27) ® V2 = 12.31 liter
Ditulis oleh Irma Taufik , 16 Okt 2012 - Rating: 4.5
Judul : Hukum-Hukum Dasar Ilmu Kimia Teori dan Laporan
Deskripsi : Hukum-Hukum Dasar Ilmu Kimia Teori dan Laporan. Nah dibawah ini adalah hukum-hukum dasar dalam ilm...

Bagikan ke

Facebook Google+ Twitter
Posting Lebih Baru
Posting Lama
Beranda

Motor

Mobil

Agen Bola
Agen Bola
homebet88

Berita Terbaru

Berita Populer

  • Contoh Surat Lamaran Kerja Pekerjaan Terbaru 2013
  • Kumpulan Kata Kata Mutiara | Kata Bijak Motivasi Romantis Terbaru 2013
  • Pantun Cinta | Kumpulan Pantun Lucu Jenaka Terbaru 2013
  • Ramalan Primbon Jodoh 2013 Dari Nama | Weton Jawa
  • Ramalan Cinta Hari Ini Terbaru 2013 | Jodoh Cinta Menurut Nama
  • Kumpulan Kata Kata Sakit Hati Karena Cinta Untuk Pacar 2013
  • Kumpulan Kata-kata Lucu Banget Romantis Cinta 2013 Terbaru
  • Kata Kata Lucu | Kumpulan Kata-kata Gokil Romantis 2013
  • Daftar Harga Hp (handphone) Nokia Terbaru Hari Ini 2013
  • Rayuan Gombal | Kata Kata Cinta Terbaru Update Hari Ini 2013
Agen Bola

Taruhan Bola

Prediksiskor

Agen Bola Terpercaya


Agen Bola


Agen Sbobet

Agen Bola

Taruhan Judi Bola

Agen Bola Sbobet

Pengikut

Google+ Badge

Prediksi Bola

Prediksi Bola
  • Free PageRank Checker
  • My Zimbio
  • hpgua's Profile on Ping.sg 
  • Wiedz
  • Kata Puisi
  • Copyright © 2012 Berita Terkini - All Rights Reserved