Nah buat yang lagi nyari contoh-contoh proposal baik itu contoh proposal usaha, contoh proposal kegiatan, contoh proposal penawaran, contoh proposal tugas akhir ataupun contoh proposal sponsor ngak usah bingung2, karena disini sudah tersedia komplit, tinggal anda memilihnya contoh2 proposal apa yang anda butuhkan. Ok langsung berikut dibawah ini contoh2 proposalnya:
JUDUL:
SENTER DENGAN ISI ULANG DARI SUMBER ENERGI NON LISTRIK
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Kebutuhan
manusia saat ini cenderung bergeser pada kebutuhan yang bersifat
praktis serta efisien. Pola hidup yang dituntut serba cepat membuat
menusia selalu melakukan inovasi terhadap ilmu pengetahuan dan
teknologi. Begitu juga yang terjadi pada perkembangan dalam dunia
elektronika.
Senter
merupakan salah satu hasil teknologi yang banyak dimanfaatkan oleh
manusia. Sebagai alat yang bisa memancarkan cahaya, senter sangat
dibutuhkan pada saat kondisi gelap maupun dalam kondisi cahaya yang
kurang. Senter paling sering digunakan oleh nelayan, petugas poskamling,
ataupun rumah tangga saat terjadi mati lampu.
Sebagai
salah satu sumber cahaya yang praktis, senter yang biasanya
menggunakan sumber energi dari baterai, baik baterai yang sekali pakai
maupun baterai yang rechargable (bisa dicharge). Kebutuhan akan sumber
energi bagi senter sangat tergantung dengan ketersediaan baterai
cadangan dan ketersediaan listrik dari PLN. Jadi bisa dibayangkan
bagaimana repotnya apabila saat senter sangat dibutuhkan dan ternyata
tidak tersedia baterai cadangan maupun jauh dari sumber listrik PLN
Untuk
mengatasi kerepotan diatas, dibutuhkan suatu sumber energi alternatif
yang tidak bergantung pada baterai cadangan maupun sumber listrik dari
PLN sehingga apabila diperlukan sewaktu waktu senter dapat digunakan
dalam kondisi apapun
B. Perumusan Masalah
Sumber
energi senter yang biasanya terdiri dari baterai sekali pakai ataupun
baterai yang bisa di isi ulang yang sangat tergantung dengan listrik
PLN. Sehingga terkadang pada saat senter masih harus digunakan tetapi
ternyata baterai cadangan tida tersedia atau listrik PLN sedang padam
maupun jauh dari sumber listrik PLN akan menimbulkan suatu kerepotan.
Oleh karena itu dibutuhkan sebuah senter yang bisa digunakan setiap
saat tanpa harus bergantung pada kedua sumber energi tadi. Masalahnya
adalah bagaimana menciptakan sebuah senter yang bisa digunakan setiap
saat dan dimaan saja tanpa harus bergantung pada ketersediaan listrik
PLN
C. Tujuan
Menciptakan sebuah senter yang bisa digunakan setiap saat dan kapan saja tanpa harus tergantung pada ketersediaan listrik PLN
D. Kontribusi
Senter
yang dihasilkan dari penelitian ini nanti sangat diharapkan dapat
mengatasi masalah kehabisan ataupun kelangkaan sumber energi pada saat
senter benar-benar dibutuhkan sebagi sumber cahaya.
BAB II TINJAUAN PUSTAKA
Berisi
tentang hal-hal yang berkaitan dengan permasalahan dan upaya
penyelesaiannya. Bila diperlukan ada hipotesa bahwa masalah yang ada
dapat diselesaikan dengan sistem/alat yang dibuat.
BAB III METODOLOGI
A. Prosedur Perancangan
Langkah-langkah
Tata cara yang akan dilakukan untuk menciptakan senter dengan
menggunakan pengisi baterai dengan induksi elektromagnetika mulai dari
awal hingga akhir adalah seperti yang ditunjukan dalam Gambar 3.1.
Gambar 3.1 Prosedur perancangan
B. Analisis Kebutuhan
Sesuai
dengan penyelesaian masalah yang akan dilakukan, kebutuhan pokok yang
harus ada pada senter tersebut yang hendak dibangun adalah:
-
Senter yang diciptakan harus dapat digunakan dalam waktu yang lama
dan dapat menghasilkan intensitas cahaya yang dapat memenuhi kebutuhan.
- Pengisian baterai harus dapat
dilaksanakan sewaktu-waktu, baik pada saat energi baterai sudah habis
atau hanya sekedar untuk menambah cadangan energi pada senter
- Berat senter tetap harus relatif ringan sehingga mudah dibawa dan mudah pula dalam pengisian.
C. Spesifikasi dan Desain
Secara umum senter yang dirancang mempunyai spesifikasi sebagai berikut:
- Menggunakan baterai HP
- Lampu yang digunakan adalah LED
- Senter mempunyai ukuran panjang 25 cm dan diameter 4 cm
- Pengisian dapat dilakukan dengan kecepatan kocok 50 kali permenit
-
Dengan spesifikasi di atas maka komponen-komponen yang dibutuhkan untuk membangun dan menguji senter ini adalah:
- Komponen berupa:
- Baterai HP Nokia 3,6 volt 600 mAh
- Lampu LED 3,6 volt
- Penyearah, dengan 4 buah diode silikon 1N400
- Mengunakan magnet silinder
- Kumparan dengan kawat 0,2 mm 2000 lilitan
- Saklar dan casing
2. Alat uji yang digunakan untuk menguji adalah:
- Voltmeter DC, Ampermeter DC, Luxmeter dan Stopwatch
- Diagram blok rangkaian senter yanag dirancang adalah seperti terlihat pada gambar 3.2.
Gambar 3.2 Blok diagram rangkaian senter
Keterangan gambar :
- Induksi : Berfungsi sebagai penyedia tegangan
- Dioda penyearah : Berfungsi sebagai pengubah tegangan AC menjadi tegangan DC.
- Baterai : Berfungsi sebagai penyimpan tegangan
- Sakelar : Berfungsi sebagai pemutus dan penghubung arus listrik dari sumber ke pemakai / beban
- LED : Berfungsi sebagai pemancar cahaya.
D. Implementasi dan Verifikasi
Setelah
jelas spesifikasi dan desain, selanjutnya dilakukan pembuatan dan
perakitan masing-masing komponen. Untuk mengetahui apakah masing-masing
blok sudah dapat bekerja dengan baik perlu dilakukan verifikasi.
Dengan demikian bila ada kesalahan atau kekurangan dapat diperbaiki
terlebih dahulu sebelum dirangkai dengan blok yang lain.
E. Validasi
Pada
tahap ini dilakukan pengujian senter secara menyeluruh, peliputi
pengujian fungsional dan pengujian ketahanan sistem. Pengujian
fungsional dilakukan untuk mengetahui bahwa sistem dapat bekerja dengan
baik sesuai dengan prinsip kerjanya. Pengujian ketahanan berkaitan
dengan kemampuan senter menyimpan energi, kualitas cahaya yang
dihasilkan dan juga seberapa lama senter dapat digunakan. Dari validasi
ini dapat diketahui kesesuaian hasil perancangan dengan analisis
kebutuhan yang diharapkan.
==================================================
CONTOH PROPOSAL KEGIATAN OSIS:
PROPOSAL
LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN SISWA (LDKS)
OSIS SMPN 2 DARMA KABUPATEN KUNINGAN
-------------------------------------------------------------------------------------------------
A. DASAR PEMIKIRAN
Osis sebagai organisasi formal di sekolah merupkan wadah yang menampung reativitas dan aktivitas siswa. Berdasar pada fungsi yang dimiliki oleh OSIS itulah, maka perlu adanya sebuah usaha untuk mengembangkan potensi dan kreativitas para anggotanya. Salah satu peran OSIS dalam mewujudkan fungsinya itu ialah mengadakan pengkaderan agar ddapat menghindari terjadinya lost generation
Pengkaderan yang dilaksanakan oleh OSIS SMPN 2 Darma dilaksanakan dalam bentuk Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa. Melalui kegiatan ini diharpkan calon Pengurus OSIS yang akan datang memiliki dedikasi dan integritas yang tinggi terhadap organisasi yang didiaminya. Untuk mewujudkan hal ini di atas OSIS SMPN 2 Darma memandang perlu mengadakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa
B. NAMA KEGIATAN
Kegiatan yang dilaksanakan OSIS SMPN 2 Darma untuk mewujudkan harapan sebagaimana tertera pada Dasar Pemikiran di atas adalah Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS)
C. TUJUAN KEGIATAN
Tujuan yang hendak dicapai setelah mengikuti kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa adalah siswa diharpkan :
1. Mengerti dan memahami arti pentingnya suatu organisasi
2. Menumbuhkan sikap tanggung jawab an disiplin diri terhadap organisasi
3. Memperoleh bekal keterampilan dan pengetahuan dasar – dasar berorganisasi
4. Menanamkan sikap mandiri, tanggung jawab dan rasa memiliki yang kuat sebagai calon pemimpin dan anggota masyarakat
5. Mampu menerapkan suatu konsep keeffektifan dan keberhasilan suatu organisasi
D. MANFAAT YANG AKAN DIPEROLEH
Dari kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) akan diperoleh manfaat yang dapat dirasakan oleh calon pemimpin berupa penambahan wawasan, pemrolehan pengalaman pengembangan, minat, bakat dan jaminan masa depan
E. TEMA KEGIATAN
"Menggali Potensi Menuju Citra Diri"
F. WAKTU PELAKSANAAN DAN TEMPAT KEGIATAN
1. Waktu Kegiatan : Tanggal 18 Januari s.d 20 Januari 2010
2. Tempat Kegiatan : Gedung SMPN 2 Darma Desa Karangsari Kecamatan Darma
Kabupaten Kuningan
G. BENTUK KEGIATAN
Dalam Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) dilaksaakan bentuk – bentuk Kegiatan sebagai berikut :
a. Penyampaian Materi tentang :
- Keorganisasian
- AD / ART OSIS
- Kepemimpinan
- Teknik Berdiskusi
- Rhetorika dan Protokoler
- Teknik Pembuatan Proposal dan Pertanggungjawaban
- Kesekretariatan
- Tata cara Upacara Bendera
- Dinamika Kelompok
- Tata Cara Bersidang
b. Evaluasi
c. Demonstrasi
d. Simulasi
H. PESERTA
Peserta kegiatan ini adalah siswa – siswi SMPN 2 Darma kelas VIII yang telah lulus dalam tahap penyeleksian atau berdasarkan ketentuan lain yang mengesahkannya. Peserta seluruhnya berjumlah 42 orang dengan rincian sebagai berikut :
1. Peserta Laki – laki : 21 orang
2. Peserta Perempuan : 21 orang
I. PANITIA PELAKSANA
Pelaksana kegiatan ini adalah pengurus OSIS SMPN 2 Darma periode 2010– 2011 dengan komposisi kepnitiaan sebagaimana terlampir :
J. SUMBER DANA
Sumber dana kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) ini berasal dari
DARI BOS: RP. 1.510.000,-
JUMLAH : Rp. 1.510.000,-
K. RINCIAN BIAYA
Biaya yang diperoleh dari sumber – sumber di atas dialokasikan untuk keperluan pengeluaran sebagai berikut :
a. Administrasi dan Kesekretariatan : Rp. 350.000,-
b. Vakasi Pembimbing dn Instruktur : Rp. 400.000,-
c. Konsumsi : Rp. 450.000,-
d. Peralatan : Rp. 100.000,-
e. Dokumentasi : Rp. 80.000,-
f. P3K : Rp. 50.000,-
g. Biaya tak terduga : Rp. 80.000,-
JUMLAH : Rp. 1.510.000,-
L. PENUTUP DAN PENGESAHAN
Demikian proposal ini dibuat untuk dijadikan pedoman pelaksanan kegiatan. Hal – hal lain yang belum diatur dalam proposal ini akan dibuat kemudian
Ketua Mengetahui Karangsari, Januari 2011
PANITIA LDKS OSIS SMPN 2 DARMA
Sekretaris
.............. Mengetahui
Menyetujui
Kepala SMPN 2 Darma
==================================================
SUSUNAN PANITIA LDKS OSIS SMPN 2 DARMA
TAHUN 2011
-------------------------------------------------------------------------------------------------
A. Pelindung : 1. Kepala SMPN 2 Darma Kabupaten Kuningan
2. Pembina OSIS SMPN 2 Darma
3. Pembina Pramuka SMPN 2 Darma
B. Penanggung jawab : Ketua OSIS SMPN 2 Darma
C. Panitia Pengarah (Staring Commitee)
Koordinator : Irma
1. Anggota : Astri
Nely
Asep
Arif
D. Panitia Pelaksana ( Organizing Commitee)
Ketua : Yoga
Wakil Ketua : Ayu
Sekretaris : Pipit
Wakil sekretaris : Suci
Bendahara : Desi A
SEKSI – SEKSI
a. Konsumsi : 1 Ikeu
2 Neng Liany
b. Dekorasi/peralatan : 1 Ramdan
2 Yogi
3 Hepi
c. Publikasi / Dokumentasi : 1. Septi
2. Sintya
d. P3K / K5 : 1.Meri
2.Aning
3.Nia
Pengurus : semua anggota OSIS 2010
DITETAPKAN DI : KARANGSARI – KUNINGAN
PADA TANGGAL : JANUARI 2011
PENGURUS OSIS SMPN 2 DARMA
Yoga Pipit
Mengetahui
Pembina OSIS
======================================================
Ugin Sugiono, S.Pd
NIP. 197411112008011003
SUSUNAN PANITIA / PEMBINA
LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN SISWA (LDKS)
OSIS SMPN 2 DARMA KABUPATEN KUNINGAN
-------------------------------------------------------------------------------------------------
A. Pelindung : Kepala SMPN 2 Darma Kabupaten Kuningan
Penasehat : Wakil Kepala Sekolah
Penanggung jawab : Pembina OSIS SMPN 2 Darma
B. Panitia Pengarah (Staring Commitee)
Ketua : Dodi Sobari, S.Pd
Sekretaris : Diding Nurhayadi
Benfahara : Nining, S.Pd
Anggota : Deni Herdiana, S.Pd
Yudi Wahyudi, S.Pd
DITETAPKAN DI : KARANGSARI – KUNINGAN
PADA TANGGAL : JANUARI 2011
KEPALA SMPN 2 DARMA
(...........................)
DAFTAR PESERTA LATIHAN DASAR KEPEMIMPINAN SISWA (LDKS)
OSIS SMPN 2 DARMA
-------------------------------------------------------------------------------------------------
NO NAMA
=======================================================================