berita terkini berita hangat angin puting beliung kembali melanda

blogger templates
Berita terkini berita hangat pagi ini dari Yogyakarta beritanya angin puting beliung yang melanda di sebagian besar wilayah di Yogyakarta.selain merobohkan banyak pohon dan atap,angin kencang ini menyebabkan 1 orang tewas dan 7 orang luka-luka,Nah buat yang mau berita kelanjutannya gak ada salahnya sedikit meluangkan waktu buat baca berita ini,berikut beritanya:

Warga bergotong royong menyingkirkan pohon beringin yang roboh diterjang angin kencang yang menimpa warung pedagang kaki lima dan merusak jaringan kabel listrik di Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta, Sabtu (25/9). Sejumlah kawasan di DI Yogyakarta diterjang angin kencang yang mengakibatkan kerusakan beragam fasilitas umum dan memakan korban luka serta korban jiwa.
Angin kencang melanda sebagian besar wilayah DI Yogyakarta, Sabtu (25/9/2010) pukul 14.00. Selain merobohkan pohon, baliho, dan atap semipermanen, angin kencang itu juga menyebabkan satu orang tewas dan tujuh orang luka-luka.
Terjangan angin yang diikuti hujan lebat berlangsung merata di Kabupaten Sleman, Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo, dan Kota Yogyakarta. Beberapa atap rumah warga rontok, sedangkan ratusan pepohonan—termasuk pohon beringin di pinggir Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta—dan baliho tumbang.

Baliho dan pohon yang tumbang menimpa kabel listrik sehingga menyebabkan pemadaman listrik. Dampaknya, lalu lintas di sejumlah perempatan jalan terganggu karena lampu pengatur lalu lintas tidak berfungsi.
Hingga pukul 19.30, aliran listrik di sejumlah wilayah belum pulih.
Ruas jalan alternatif Yogyakarta-Solo di wilayah Kecamatan Ngemplak dan Kalasan, Kabupaten Sleman, pun sempat terputus 1,5 jam akibat belasan pohon yang tumbang merintangi jalan, setidaknya di enam titik. Arus lalu lintas kembali lancar setelah warga bergotong royong memotongi batang pohon.
Siang itu pengunjung dan pedagang di kawasan wisata Jalan Malioboro serta sebagian besar warga berhamburan ke jalan. Mereka takut atas terpaan angin yang demikian kuat.
Kerasnya angin membuat puluhan tenda pedagang kaki lima di Jalan Mataram hingga Jalan Suryotomo beterbangan.
Kepala Bagian Hukum dan Humas Rumah Sakit dr Sardjito Yogyakarta Trisno Heru Nugroho mengatakan, pihaknya menerima seorang korban tewas dan lima luka-luka. ”Mereka mengalami luka robek, antara lain terjadi di bagian kepala karena tertimpa pohon atau benda tajam,” kata Heru.
Korban tewas adalah Didik Adriyanto (32), warga Kalibawang, Kabupaten Kulon Progo. Ia tertimpa pohon tumbang ketika sedang mengendarai sepeda motor di Kronggahan, Kecamatan Mlati, Sleman.
Selain lima korban luka di RS dr Sardjito, ada pula dua korban luka-luka di RS Panti Waluyo dan Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta.
Dari timur
Paiman (38), pengayuh becak yang mangkal di depan pusat perbelanjaan Ambarukmo Plaza, menceritakan, angin bertiup dari arah timur (Klaten, Jawa Tengah). Dinding-dinding seng di sekitar pusat perbelanjaan terbesar di Yogyakarta itu kemudian roboh akibat kerasnya terpaan angin. ”Anginnya kuat sekali. Mungkin yang terkencang yang saya rasakan setahun ini,” kata Paiman.
Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta Tonny Agus Wijaya mengatakan, angin kencang menjadi ciri masa pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Masyarakat diminta mewaspadai potensi angin kencang hingga akhir Oktober mendatang.

Di Mataram, Nusa Tenggara Barat, kemarin juga diterjang angin kencang. Akibatnya, 200-an rumah warga di Lingkungan Dasan Kolo, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, rusak berat.
Menurut Camat Sekarbela M Halid, rumah warga yang rusak umumnya berupa rumah semipermanen, berdinding gedek ataupun tripleks, beratap seng dan asbes. Sebagian rata dengan tanah, meninggalkan puing-puing reruntuhan.
Menurut salah seorang warga, Inak Saliah (40), dinding rumah permanennya roboh setelah bagian atap disapu angin. ”Baru saya tempati enam bulan, belum sempat diplester,” katanya.
Peristiwa siang tersebut terjadi saat suasana dusun mendung dan gerimis.
sumber: kompas.com

0 Response to "berita terkini berita hangat angin puting beliung kembali melanda"

Poskan Komentar